• gambar
  • gambar
  • header4

Selamat Datang di Website SD AL HANIEF... Terima Kasih Kunjungannya...Semoga Keberkahan Menyelimuti Kita Semua.... CERDAS, KREATIF, & BERAKHLAKULKARIMAH....

Pencarian

Kontak Kami


SD AL HANIEF

NPSN : 20231541

Jl. Bambu Kuning Selatan RT 04 RW 03 Kel. Sepanjang Jaya, Kec. Rawalumbu Kota Bekasi


info@sdalhaniefbekasi.sch.id

TLP : 082112826568


          

Prestasi Siswa

Banner

Jajak Pendapat

Apa yang urgen dibenahi untuk meningkatkan kualitas SD Al Hanief?
komunikasi dan koordinasi
Sarana dan prasarana
SDM guru
layanan pengelola sekolah
  Lihat
Alasan apa yang membuat anda menyekolahkan putra-putri di SD Al Hanief?
Lingkungan sekolahnya
Sarana dan prasarananya
Guru-gurunya
Biayanya terjangkau
  Lihat
Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 77615
Pengunjung : 43023
Hari ini : 7
Hits hari ini : 95
Member Online : 0
IP : 216.73.216.236
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

KERJASAMA atau SAMA-SAMA BEKERJA?




Kita sudah sering mendengar istilah teamwork atau yang sering disebut juga kerja tim atau kerja sama. Teamwork sangat diperlukan dalam suatu organisasi atau suatu kepanitiaan yang dibentuk agar memperoleh hasil pekerjaan yang optimal, efektif, dan efisien.

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kerja sama adalah suatu kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang (lembaga, pemerintah, dan sebagainya) untuk mencapai tujuan bersama.

 

Namun, dalam implementasinya seringkali seseorang yang ditugaskan dalam kepanitiaan tertentu merasa sudah bekerja secara tim atau sudah merasa kerja sama padahal sesungguhnya dirinya hanya sama-sama bekerja dalam kepanitiaan atau organisasi tersebut.

Sebagai ilustrasi, misalkan si A mendapat tugas kepanitiaan untuk menjadi MC pada suatu kegiatan acara tertentu. Sedangkan si B mendapat tugas untuk melobi pemateri yang akan tampil pada acara tersebut. Kenyataan yang banyak terjadi adalah Si B pontang-panting mengerjakan tugasnya sementara si A yang belum bertugas kurang respon terhadap kesulitan yang dialami si B. Hal seperti ini terlihat seringkali terjadi pada suatu kepanitiaan. Karena merasa belum saatnya bertugas, maka ia merasa belum untuk bergerak. Meskipun kelak saat acara berlangsung barulah si A action, sesungguhnya si A masih terbatas bekerja bersama-sama tetapi belum pada tingkat kerja sama atau teamwork.

 

Teamwork atau kerja sama ibarat satu tubuh, jadi bila satu terluka maka yang lainnya turut merasakan. Begitu juga dalam suatu organisasi atau kepanitiaan, bila salah satu seksi atau sie dalam kepanitiaan itu belum maksimal atau perlu bantuan segera saling merespon dan membackup nya. Jangan merasa mentang-mentang bukan tugasnya atau amanah yang ditugaskan kepada dirinya sudah dijalankan dengan baik maka menjadi tidak peduli kepada kawan yang kesulitan saat menjalankan tugasnya.

 

Dalam kerja sama ada semangat kolaborasi, sedangkan jika bekerja bersama-sama prosesnya sering bernuansa kompetisi. Dalam kolaborasi banyak hati termotivasi, sedangkan dalam kompetisi banyak hati yang tersakiti. Dalam kolaborasi selalu ada semangat saling membantu, tetapi dalam kompetisi terlihat sifat seakan-akan tidak mau tahu.

 

Pertanyaannya, apakah kita selama ini sudah merasa kerja sama dengan lainnya? Atau jangan-jangan selama ini kita hanya bekerja secara bersama-sama dengan kata lain hanya menjalankan tugas yang disematkan pada diri kita tanpa mau peduli kepada tugas kawan yang dalam kesulitan.

 

“Dan tolong- menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (QS. Al Maidah:2)

 

#isantpenyair




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :





   Kembali ke Atas